
Sekarang kita bahas penyakit paling umum di era Instagram: “Terlalu Fokus Estetika, Lupa Isi Toko.” Sering banget saya ketemu klien yang request: “Mas, saya mau lantainya granit, lampunya gantung estetik, raknya harus custom warna pastel.” Oke, boleh saja. Tapi pas saya cek budgetnya, ternyata 80% modalnya habis buat renovasi. Sisa buat beli barang dagangan…

Pernah dengar cerita si Andi? Andi adalah pecinta kopi garis keras (idealist). Lidahnya canggih, dia cuma mau minum kopi Arabika single origin dengan rasa fruity yang asam-segar. Dia benci kopi sachet yang manis. Singkat cerita, Andi buka Coffee Shop impiannya di sebuah perumahan padat penduduk. Modalnya ratusan juta. Dia menyajikan kopi terbaik menurut seleranya:…

Sebagai konsultan di lapangan, jujur saja, hati saya sering sakit melihat semangat pemula yang harus padam di tengah jalan. Ada klien yang datang dengan mata berbinar, “Mas, saya sudah sewa ruko 100 juta, renovasi 50 juta!” Tapi pas saya tanya, “Target pasarnya siapa? Budget stok barangnya berapa?” Dia bengong. “Wah, belum kepikiran Mas, duitnya…

Ilustrasi pemilik toko kelontong yang ramah melayani pelanggan setia.

(Untuk kamu yang pengen dagangan gak cuma laku hari ini, tapi bertahan lama dan tumbuh terus) Dulu, orang jualan itu sederhana: asal ada barang, ada harga, dan ada pembeli. Tapi di era sekarang, sekedar buka lapak gak cukup. Bukan cuma soal “berapa banyak yang beli hari ini”, tapi “seberapa banyak yang bakal balik lagi…